Kukemas
kepingan rinduku, kubingkai pita berdebu
Lalu
kualamatkan padamu, biar kau tahu
Saat
denting waktu melaju
Bayangmu
selalu berkelebat di pecahan mataku
Di
ujung pintu rumahmu, kunantikanmu
Bersapa
mesra, mendamba sua di balik pintu
Tapi
yang kutemui dirimu yang palsu
Dirimu
yang tak nampak walau seujung kuku
Kembali
kubacakan larik-larik lirik sederhana
Seperti
lagumu di pertemuan pertama
Irama
yang menuangkan nostalgia
Meraja
di depan mata
Tentangmu
melayang-layang, terbang
Suaramu
mulai melengang
Di
pekuburan ini kutuai segala kenang
Bersamamu,
di dekatmu aku tenang
Tentang
aku yang kini sibuk
Menyatukan
episode-episode rusak yang dipermainkan musim
Menyusunnnya
menjadi mimpi yang perlahan merangkak
Menjemput
ketiadaan di antara hati
Dan kini aku tengah
asyik menghitung abjad kematian di pekuburan
Sedang
rindu yang masih merajai, episodenya tak pernah mati
20 April 2016
Komentar
Posting Komentar