Langsung ke konten utama

Di Pelataran Senja


Di pelataran senja, lelaki itu menahanku--
Mengapa detik tak jua bergerak
Sedang, sejengkal kemudian sang surya menemui ajalnya.
--Begitu dekat, begitu lekat mata itu menuduh mataku
Memori luka yang sengaja digelar, mengiba takdir baru

Lagi, memori itu menyeretku ke jutaan milisekon yang lalu--
Saat mata masih malu bersahutan, saat langkah masih enggan memungut jarak
--Jutaan milisekon setelahnya yang dikutuk dengan gendam
Mengukungku, tetap tinggal sendiri

Kini, saat bersitatap dengan wajah yang sama, kita pasi
Lagi-lagi kata-kata menjadi tak terkatakan
Udara menjelma asap yang menyesakkanku, mungkin juga lelaki itu

Kita seperti berdiri di perahu rusak yang sama, yang akan menenggelamkan jika berlama merampungkan pertemuan ini
Lelaki itu gemetar hebat menyodorkan selebaran,
Bersusah-susah menahan bayangku pecah di matanya, seraya berkata ‘berbahagialah’
Lalu bergegas mengusaikan pertemuan

Tak usah banyak kata yang terurai. Karena cukup, duka yang tersusun
Di diamnya pertemuan ini,  dengannya, aku sama
Mengerti.

Selebaran itu, cokelat muda
‘Kepada : Cinta Pertamaku’ Itu yang tertulis di sampul undangan pernikahanmu

Lihatlah!
Di pelataran senja, cintaku mati bersama sang mentari
Sementara hujan menyambut kegelapan, hujan itu,
Hujan di hatiku

15 November 2015
20:50 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKS LAPORAN HASIL PERCOBAAN : PERTEMUAN 2

STRUKTUR DAN CIRI KEBAHASAAN TEKS LAPORAN HASIL PERCOBAAN   Selamat pagi anak-anakku, silakan simak video berikut untuk pemahaman materi kalian tentang struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil percobaan. Konfirmasi sudah menyaksikan ini dengan meninggalkan komentar kalian dengan format: Nama_Kelas Jika sudah selesai menyimak materi di atas, silakan klik link di bawah ini! https://forms.gle/PsotZq3HznG1geLY6 Terima kasih dan tetap semangat belajar!

RESENSI NOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH

  Resensi Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye Identitas Buku Judul : Moga Bunda Disayang Allah Pengarang : Tere Liye Penerbit : Republika Penerbit Tahun Terbit : 2005 Jumlah Halaman : 276 halaman Genre : Drama, religi, dan inspiratif Novel Moga Bunda Disayang Allah merupakan salah satu karya paling menyentuh dari Tere Liye yang mengangkat tema kemanusiaan, pengorbanan, dan makna kasih sayang dalam bentuk yang sederhana namun sarat makna. Cerita ini tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga mengajarkan nilai moral dan spiritual yang mendalam. Tere Liye menuliskan kisah ini dengan gaya yang lembut, mengalir, dan penuh empati terhadap karakter-karakternya. Melalui kisah dua tokoh utama — Melati dan Thomas Alfa Edison — pembaca diajak menyelami perjuangan manusia dalam menghadapi keterbatasan dan ujian hidup. Kisah berawal dari seorang gadis kecil bernama Melati yang mengalami disabilitas ganda: ia tidak dapat melihat, mendengar, maupun berbicara sej...

RESENSI LAGU TUJUH BELAS

  Resensi Lagu “Tujuh Belas” – Tulus Identitas Lagu Aspek Keterangan Judul Lagu Tujuh Belas Penyanyi Tulus Pencipta Lagu Muhammad Tulus Produser / Arranger Ari Renaldi Album Manusia Genre Pop, Soul Durasi ± 4 menit 12 detik Label TulusCompany Tahun Rilis 2022 Isi Resensi Lagu “Tujuh Belas” merupakan salah satu karya reflektif dari Tulus yang mengangkat tema waktu, masa muda, dan kenangan. Dalam lagu ini, Tulus mengajak pendengar untuk kembali menengok masa remaja—masa yang penuh warna, semangat, dan harapan sederhana. Ia tidak sekadar bernostalgia, tetapi juga merenungi perubahan diri seiring perjalanan waktu. Sejak awal, lagu ini sudah membangun suasana hangat dan lembut. Melodi yang mengalun pelan berpadu dengan suara khas Tulus menciptakan kesan tenang sekaligus menyentuh. Melalui ungkapan bahwa “usia hanyalah angka”, Tulus mengingatkan bahwa semangat muda tidak pernah benar-benar hilang selama kita tetap memiliki hati yang hidup dan pandangan yang optimis terhadap dunia. ...